Kampus Serang Meluncurkan Teknologi Pengolahan Air Limbah Ramah Lingkungan Hasil Riset Dosen dan Mahasiswa

Kampus Serang Meluncurkan Teknologi Pengolahan Air Limbah Ramah Lingkungan Hasil Riset Dosen dan Mahasiswa

Serang – Kampus Serang mencatat prestasi signifikan dalam dunia penelitian dan inovasi dengan diluncurkannya teknologi pengolahan air limbah berbasis bakteri aerob yang ramah lingkungan. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa program studi Teknik Lingkungan selama dua tahun terakhir. Peluncuran resmi dilakukan pada Rabu, 03 April 2026, di Auditorium Utama Kampus Serang disertai dengan demonstrasi langsung dan presentasi akademis dari tim peneliti.

Inisiatif penelitian ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi air limbah di Provinsi Banten yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri manufaktur dan usaha kecil menengah. Data dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen limbah industri di wilayah Serang dan sekitarnya belum melalui proses pengolahan yang standar, sehingga berpotensi mencemari sumber air tanah dan permukaan yang vital bagi masyarakat.

Latar Belakang Penelitian dan Motivasi Tim

Proyek penelitian ini dimulai pada semester ganjil 2024 setelah Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.T., dosen senior program studi Teknik Lingkungan, mengajukan proposal riset kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Kampus Serang. Bambang, yang telah mengajar di kampus selama 18 tahun, melihat peluang besar untuk mengembangkan solusi pengolahan limbah yang terjangkau dan mudah diterapkan di tingkat industri kecil menengah.

“Kami melihat bahwa banyak UMKM dan industri kecil di Serang menghadapi hambatan biaya tinggi dalam mengelola limbah mereka. Teknologi konvensional memang efektif, tetapi memerlukan investasi awal yang sangat besar. Dari situlah kami termotivasi untuk menciptakan alternatif yang lebih ekonomis namun tetap ramah lingkungan,” ujar Dr. Bambang Sutrisno dalam wawancara khusus pada 01 April 2026.

Tim peneliti kemudian merealisir visi tersebut dengan melibatkan 12 mahasiswa tingkat akhir dari program studi Teknik Lingkungan. Mahasiswa-mahasiswa tersebut bekerja dalam tiga kelompok yang masing-masing fokus pada aspek berbeda: desain reaktor biologi, optimalisasi strain bakteri, dan uji coba lapangan. Selain itu, penelitian ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Laboratorium Mikrobiologi Terapan Kampus Serang dan pendanaan dari program hibah penelitian dosen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebesar 450 juta rupiah.

Teknologi Inovatif dan Cara Kerjanya

Teknologi yang diluncurkan dinamakan “Bio-Reactive Treatment System” (BRTS) atau Sistem Pengolahan Reaktif Biologis. Sistem ini menggunakan konsep bioreaktor dengan memanfaatkan bakteri aerob khusus yang mampu menguraikan limbah organik kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dan tidak berbahaya. Keunggulan utama teknologi ini terletak pada efisiensi energi, biaya operasional rendah, dan kemampuan adaptasinya terhadap berbagai jenis limbah.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., yang menjadi ketua tim riset bersama Dr. Bambang Sutrisno, sistem ini bekerja melalui tiga tahap utama. “Pertama, limbah masuk ke unit pre-treatment untuk menghilangkan partikel besar dan menyesuaikan pH. Kemudian, limbah dialirkan ke reaktor biologi yang berisi biofilm bakteri aerob pada media sintetis. Di sini, bakteri menguraikan polutan organik. Terakhir, air hasil olahan melewati unit post-treatment untuk memastikan standar baku mutu air limbah sebelum dilepas ke lingkungan,” jelas Ir. Siti pada acara peluncuran.

Inovasi penting dalam teknologi ini adalah penggunaan strain bakteri lokal yang diisolasi dari sungai-sungai di sekitar Serang. Peneliti menemukan bahwa bakteri-bakteri ini lebih adaptif terhadap kondisi limbah spesifik di wilayah Banten dibandingkan dengan strain impor yang umum digunakan. “Kami berhasil mengidentifikasi dan mengkultur 8 strain bakteri lokal yang menunjukkan performa luar biasa dalam degradasi berbagai polutan organik. Hal ini membuat sistem kami lebih cost-effective dan sustainable,” tambah Ir. Siti dengan antusiasme.

Pelibatan Mahasiswa dan Proses Penelitian

Salah satu aspek menarik dari penelitian ini adalah tingginya keterlibatan mahasiswa dalam setiap tahap penelitian. Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa tingkat akhir program studi Teknik Lingkungan yang menjadi koordinator kelompok desain reaktor, berbagi pengalamannya. “Awalnya saya agak overwhelmed dengan tanggung jawab ini. Namun, bimbingan dari Dr. Bambang dan Ibu Siti sangat membantu. Saya dan teman-teman belajar tidak hanya dari literatur akademis, tetapi juga dari pengalaman langsung dalam laboratorium dan uji coba di lapangan. Ini jauh lebih berharga daripada sekadar menjalankan tugas akhir biasa,” tuturnya.

Proses penelitian melibatkan riset literatur mendalam, desain dan konstruksi prototipe reaktor, uji coba laboratorium yang berlangsung selama enam bulan, dan kemudian uji coba lapangan pada tiga industri tekstil dan pengolahan makanan di kawasan industri Serang. Hasil uji coba laboratorium menunjukkan tingkat pengurangan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 85-92 persen, jauh melampaui target awal penelitian yang hanya 75 persen.

Uji coba lapangan dilakukan di tiga mitra industri yang dipilih dengan cermat mewakili jenis limbah yang berbeda-beda. Industri pertama adalah pabrik tekstil yang menghasilkan limbah dengan warna dan kandungan zat warna sintetis tinggi. Industri kedua adalah usaha pengolahan makanan yang menghasilkan limbah dengan kandungan lemak dan protein tinggi. Industri ketiga adalah unit penyamakan kulit skala menengah dengan limbah yang mengandung logam berat dan limbah organik kompleks.

“Dari ketiga lokasi uji coba, sistem kami menunjukkan adaptabilitas yang sangat baik. Bahkan pada limbah penyamakan kulit yang paling kompleks sekalipun, sistem dapat mengurangi COD hingga 80 persen. Ini membuktikan bahwa teknologi kami tidak hanya efektif, tetapi juga versatile,” ungkap Ir. Siti dalam presentasi teknis yang disampaikan pada peluncuran.

Dukungan Institusional dan Visi Ke Depan

Keberhasilan penelitian ini tidak lepas dari dukungan penuh dari pimpinan Kampus Serang. Prof. Dr. H. Jamaluddin, M.S., Rektor Kampus Serang, hadir dalam acara peluncuran dan memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. “Penelitian seperti ini mencerminkan komitmen Kampus Serang untuk berkontribusi pada solusi permasalahan lingkungan yang nyata bagi masyarakat Serang dan sekitarnya. Ini bukan sekadar penelitian akademis, tetapi penelitian yang memiliki dampak sosial dan lingkungan yang signifikan,” ujar Prof. Jamaluddin.

Lebih lanjut, Rektor mengumumkan bahwa Kampus Serang akan mendirikan Pusat Inovasi Lingkungan (PIL) yang akan memfokuskan diri pada pengembangan dan komersialisasi teknologi-teknologi ramah lingkungan seperti BRTS ini. “Kami berencana untuk mengalokasikan dana khusus dalam anggaran 2027 untuk memberdayakan pusat ini. Kami juga akan menghubungkan teknologi ini dengan industri melalui program magang dan kolaborasi penelitian yang lebih luas,” jelasnya.

Prof. Jamaluddin juga mengumumkan bahwa universitas sedang menyiapkan proposal paten untuk teknologi BRTS agar hak kekayaan intelektual dapat dilindungi secara hukum. “Kami berharap teknologi ini dapat ditransfer ke industri-industri lokal dan bahkan dapat menjadi produk ekspor di masa depan,” tambah Prof. Jamaluddin dengan optimisme.

Dampak Lingkungan dan Ekonomi

Apabila teknologi BRTS ini diadopsi secara luas oleh industri-industri di Serang, diperkirakan dapat terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas air limbah yang dilepas ke lingkungan. Berdasarkan perhitungan dari tim peneliti, jika 50 persen dari industri kecil menengah di Serang mengadopsi sistem ini dalam lima tahun ke depan, beban polutan organik yang masuk ke sistem perairan lokal dapat berkurang hingga 60 persen.

Dari perspektif ekonomi, teknologi ini juga memberikan nilai tambah bagi industri pengguna. Biaya operasional sistem BRTS diperkirakan 35-40 persen lebih rendah dibandingkan teknologi pengolahan limbah konvensional, terutama untuk kapasitas pengolahan 5-20 ton limbah per hari yang umum pada UMKM. “Dengan pengembalian investasi yang dapat dicapai dalam dua hingga tiga tahun, industri akan sangat tertarik untuk mengadopsi teknologi ini,” kata Dr. Bambang Sutrisno.

Selain itu, implementasi teknologi BRTS di berbagai industri juga membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru. Diperlukan tenaga terampil untuk operasional dan pemeliharaan sistem di setiap lokasi, sehingga membuka peluang karir bagi lulusan program studi Teknik Lingkungan.

Rencana Komersialisiasi dan Kemitraan Strategis

Kampus Serang sedang dalam proses negosiasi dengan beberapa perusahaan teknologi lingkungan lokal dan nasional untuk mendiskusikan kemungkinan lisensi dan komersialisasi teknologi BRTS. Direncanakan bahwa dalam enam bulan ke depan, akan ada minimal dua perusahaan yang mulai memproduksi dan memasarkan sistem ini secara komersial.

“Kami juga sedang mengembangkan manual operasional dan program pelatihan untuk memastikan bahwa industri yang mengadopsi sistem ini dapat menjalankannya dengan efektif. Kami ingin teknologi yang kami hasilkan tidak hanya efektif dalam skala lab, tetapi juga dalam aplikasi praktis di lapangan,” jelas Ir. Siti Nurhaliza.

Lebih lanjut, Kampus Serang juga berkomitmen untuk terus melakukan riset lanjutan guna meningkatkan efisiensi sistem dan memperluas aplikasinya pada jenis limbah yang lebih beragam. Beberapa mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini telah menyatakan minatnya untuk melanjutkan ke program magister dan mengembangkan teknologi ini lebih lanjut.

Penutup

Peluncuran teknologi BRTS pada 03 April 2026 menandai pencapaian penting bagi Kampus Serang dalam mewujudkan visi universitas sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi aktif pada pembangunan berkelanjutan. Kombinasi antara keahlian dosen, semangat mahasiswa, dan dukungan institusional telah menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat secara akademis tetapi juga memiliki potensi dampak nyata bagi lingkungan dan ekonomi lokal.

Dengan terus mengembangkan penelitian-penelitian serupa dan mendorong kolaborasi antara akademisi dengan industri, Kampus Serang berpotensi untuk menjadi pusat inovasi teknologi ramah lingkungan di tingkat regional. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menginspirasi program studi lain di kampus untuk mengembangkan penelitian inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Serang.

Bagi mahasiswa, pengalaman terlibat dalam penelitian yang bermakna ini akan menjadi bekal berharga dalam karir profesional mereka di masa depan, sementara bagi kampus, ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Informasi Lebih Lanjut:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknologi BRTS atau berminat untuk berkolaborasi, pihak-pihak yang tertarik dapat menghubungi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kampus Serang melalui email: [email protected] atau telepon: (0254) 200-500.

More From Author

Kampus Serang Luncurkan Program Kurikulum Berbasis Industri 4.0, Tingkatkan Relevansi Lulusan di Era Digital

Kampus Serang Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif, Target Bantu 500 Mahasiswa Tahun Akademik 2026/2027

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw